Bulan ke-8 dari Kalender Gregorian dan satu diantara tujuh bulan yang memiliki 31 hari ini menjadi bulan yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Karena pada bulan ini bangsa Indonesia memasuki babak baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ketika Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Detik-detik sejarah menuju kemerdekaan itu sangat jelas terekam bagi para pelajar yang menyukai pelajaran sejarah karena mulai dari Sekolah Dasar sampai kuliah bermula dari hancur leburnya kota Hiroshima dan Nagasaki oleh dahsyatnya bom atom yang dijatuhkan oleh tentara sekutu pada tanggal 06 Agustus dan 08 Agustus 1945, yang menyebabkan Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 14 Agustus 1945.
Perayaan kemerdekaan lebih hikmat ketika kami masih sekolah, karena seringkali diawali dengan peringatan Hari Pramuka (Praja Muda Karana) setiap tanggal 14 Agustus, ketika itu biasanya diadakan perlombaan antar pandhu baik tingkat SD sampai SMP. Setelah lelah berkemah untuk beberapa hari rangkaian acara diakhiri dengan suka cita menyambut hari kemerdekaan baik di sekolah maupun di kampung.
Selain itu, pada tanggal 08 Agustus 2008 di China dan negara yang mayoritas penduduknya yang mempercayai bahwa angka delapan membawa keberuntungan, diperkirakan hampir puluhan ribuan pasangan melangsungkan pernikahannya dan ribuan bayi dilahirkan baik dengan operasi caesar atau normal. Atas dasar itulah, pemerintahan Republik Rakyat China membuka secara resmi Olimpiade (musim panas) Beijing 2008 pada tanggal tersebut.
Momen tersebut juga dijadikan sebagai ajang pengenalan nomor urut salah satu partai peserta pemilu legislatif 2009.
Bulan Agustus adalah bulan yang didedikasi untuk sebuah nama Augustus pada abad ke-8 sebelum Masehi. Maka tidak mengherankan kalau orang dengan nama Agustinus atau Augusto terlahir di bulan Agustus. Pun, demikian di Indonesia, orang dengan nama Agus biasanya terlahir di bulan Agustus. Padahal sebenarnya, “agus” yang merupakan kependekan dari kata Bagus ini berarti ganteng atau baik. Maka, orang yang bernama Agus tidak semuanya terlahir di bulan Agustus.
Berikut ini daftar orang yang terekam yang kebetulan terlahir di bulan Agustus (yang tanpa testimony karena kebetulan kita sama sama satu SMU) :
Agus Subardi
(01 Agustus)
Dwi Agus “Jetto” Ashadi
(03 Agustus)
Pemuda asal Klaten ini sangat tidak suka dengan sesuatu yang bersifat lambat. Baginya semua harus cepat dikerjakan, secepat smash dia ketika beraksi dengan bet ping pong dan raket badminton olahraga kesukaannya. Terlahir diantara dua saudara perempuannya menjadikan dia lebih mempunyai kemahiran di banyak bidang dibanding saudaranya itu. Pak Agus ingat kesehatan yha, hati-hati tensi darahnya dijaga jangan naik terus ! Kurangi makan mengandung garam mungkin perlu dicoba.
Darwanto alias wawan alias Danki
(04 Agustus)
Dingin, tenang, sedikit bicara dan tersenyum tanpa berlebihan, itu kesan yang selalu dihadirkan oleh bapak asal Pemalang. Namun, satu hal yang pasti kehangatan dalam kebersamaan menjadi dingin tanpa kehadirannya. Karena Danki akan selalu menjadi komanDAN Kita-kita.
Sukar toh atau Sukarto
(04 Agustus)
Bapak penggemar berat Shania Twain ini, tergolong pekerja keras dan tekun dalam pekerjaannya. Maka, tidak mengherankan bila bercanda dan bernyanyi menjadi pelepas kepenatan akibat kerja di kantor. Pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan dan menjalan dengan sikap yang sedikit santai. Namun, yang jelas thalique berhutang banyak dengan pemuda asal Pati ini, dia menjadi tempat pelarian dalam menyelesaikan kesulitan mata kuliah akuntansi ketika kami menjadi teman sekelas di bangku kuliah. Hampir tiap minggu, thalique datang ke kamar kostnya waktu itu meminta kuliah tambahan tentang mata kuliah kuliah tersebut. Pak Katro, terimakasih atas kebaikannya yha. Oh yha, jaga kesehatan dan lakukanlah pola makan yang sehat dan jangan lupa berolah raga ! Nyanyi lagi yuuukk !!!
Bagus Ariyanto
(06 Agustus)
Penuh ide dan selalu berantias tinggi dalam diskusi perbaikan adalah ciri khasnya. Bapak dua orang putri ini juga penggemar berat klub Deltras Sidoarjo. Ayo mas, kita main futsal lagi!
Rochmat Sugeng “RSU” Utomo
(06 Agustus)
Penggemar olah raga pencak silat yang biasa kami kenal dengan nama Tommy.
Mulqodariah
(07 Agustus)
Dulu kayakna mantan pacar teman sekelasku.
Singgih Trisambodo
(07 Agustus)
Abdul Ghony
(08 Agustus)
Pegawai PT. Telkom Medan ini, tidak seperti sebagian anak SMU yang berpenampilan seenaknya. Rapi dan perlente menjadi ciri khas yang melekat padanya. Selain itu, pemuda berkulit sawo matang ini murah senyum dan tergolong siswa yang cerdas di kelas kami. Buktinya, dia sempat lulus dari Universitas Indonesia dan menjadi bagian dari the yellow jacket family.
Zullia Karini
(08 Agustus)
Dian Awali Prastowo
(09 Agustus)
Mantan vokalis band SMU yang mengidolakan Armand Maulana.
Catur Puji “Yoyo” Waluyo
(11 Agustus)
Pemilik toko helm on line, yang bercita-cita menjadi pebisnis sukses sangat suka dengan hal-hal baru dan menantang terutama yang berhubungan dengan kecanggihan tehnologi.
Winarni
(11 Agustus)
Yang aku dia selalu menggunakan angkutan kota berkode F1 ketika berangkat dan pulang ke SMU. Maaf ini hanya dipahami oleh orang yang pernah berkunjung ke kota Purwokerto.
Anton Martin tidak ada hubungannya dengan Rio “Martil”
(13 Agustus)
Tertib sesuai prosedur dan teratur menjadi nama tengahnya. Penuh disiplin dan hampir tanpa kompromi. Maklum, bapak yang dibesarkan dalam keluarga polisi ini merupakan lulusan pasca sarjana magister hukum universitas negeri terkemuka di ibukota. Walaupun menyandang gelar pejabat sekilas dari penampilannya dia mirip pejabat. Semoga kelak bila menjadi pejabat bukan hanya penampilannya yang ikut berubah tapi bisa merubah wajah institusi tempat dia mengabdi juga berubah. Berubah ke arah yang lebih baik tentunya. Ayo Pak Anton, jogging lagi !!!
Guruh Himawan
(13 Agustus)
Sedikit yang diingat dari dia kecuali badanya tambun dan murah senyum serta suka bercanda.
Amir Hidayat
(14 Agustus)
Farid Ma’ruf
(15 Agustus)
Irma Fitriani
(15 Agustus)
Mahasiswi Undip jurusan Planologi ini pernah menjadi idola teman sekelasnya.
Natim
(15 Agustus)
Zelli Qadaristanto
(15 Agustus)
Pemuda asli betawi ini sangat ahli dengan yang namanya kata-kata. Maklum, Anda akan tersihir oleh pilihan kata sangat hebat ketika dia sedang beraksi menjadi pembawa acara. Bila boleh mencobanya, bila tidak percaya. Ayo Zel, ngemci lagi !!Adik kela
Dwi Astuti
(16 Agustus)
Eko “Nekat” Suprapto
(16 Agustus)
Sampai saat ini, saya tidak tahu mengapa dia dipanggil “Nekat”. Terdengar garang dan sanggar bila dilihat dari panggilannya itu. Ternyata dia tidak segarang dan sesanggar namanya. Mungkin lebih baik dia dipanggil si kalem atau si lemah lembut. Bagaimana bisa disebut nekat, lah wong dia disuruh balapan motor melawan adik perempuannya aja kalah hehehe.. Pak Eko, kapan-kapan boleh dong kami mampir ke rumah lagi !!
Esti Dwi Setiawati
(16 Agustus)
Perasaan dulu sewaktu di SMU kita cuma saling melempar senyum saat menyapa.
Pak Yasin – Bapaknya Titiw
(17 Agustus)
Siapa dan bagaimana beliau klik aja di sini.
Dwi Krisnanto
(18 Agustus)
Pegawai Ditjen Pajak yang gemar bermain sepak bola dan juga menyukai segala hal yang berbau animasi. Pak Dwi insyaalloh dech kalau sempat kita naik gunung bersama.
Ika Widyaningsih
(19 Agustus)
Hefnie Mubarrok Rokhman
(22 Agustus)
Nuraini Suciati
(22 Agustus)
Kayaknya dulu Suci panggilannya.
Dafid Donny KTS
(25 Agustus)
Trigunadi
(27 Agustus)
Donny Aji Nugroho
(28 Agustus)
Lulusan Prodip D-III Spesialisasi Anggaran yang juga jago bermain bola voli sekarang kabarnya bagaimana yha?
Syahril “bang Said”
(29 Agustus)
Bapak seorang putri asal Medan ini mengaku kembaran dari Heidy Yunus, vokalis kahitna band yang berasal dari Bandung. Pemuda keturunan Padang ini, berbeda dari kebanyakan orang Padang yang ringan tangan suka berdagang. Tapi ada kesamaan dengan mereka, bahwa lelaki yang kurang fasih mengucapkan huruf “r” serta tangguh bermain basket dan sepak bola ini sangat ringan tangan membantu shahabatnya. Jangan pernah pula ragukan rasa kesetiakawanannya terhadap shahabatnya itu. Bang said, cepat lulus kuliah S2-nya yha, kita butuh orang sepertimu !
Priyati alias Priti
(30 Agustus)
Mau kenalan!! Lihat saja profilenya di sini.
Apakah nama-nama berikut juga terlahir di bulan Agustus? Atau mungkin juga menjadi idola Anda.
Iman Agus “Fafa” Faisal; Agus “Persita” Suparman; Augusto Pinochet; dan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain ribuan pasangan di China yang menyuntingkan wanita idamannya menjadi pedamping hidup, bulan ini juga sangat berarti bagi pasangan berikut ini:
Jakarta, 03 Agustus 2003
Agus ‘Agaz” Riyono dan Cut Ricka Elfiani
Palembang, 10 Agustus 2003
Moch. Huda dan Marlinda
Klaten, 22 Agustus 2004
Arya Mabruri Nur Fata dan Ratri Kameswari
Medan, 23 Agustus 2002
Pittor Adi Respati Saragih dan Lukina Helena Lamrenta Siregar
Anda mempunyai kenangan di bulan Agustus. Silakan berbagi di sini.